Panen Kangkung SAE Lapas Tanjungpandan Capai 20 Kilogram, Wujud Nyata Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

📅 05 Aug 2026    3 dilihat

Belitung – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungpandan melaksanakan kegiatan panen sayur kangkung di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Tanjungpandan pada Senin (3/8/2026). Kegiatan tersebut berhasil menghasilkan 20 kilogram kangkung yang merupakan hasil budidaya warga binaan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian di bidang pertanian.
Program budidaya kangkung di SAE Lapas Tanjungpandan merupakan salah satu implementasi pembinaan kemandirian yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan di bidang pertanian sekaligus menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan etos kerja. Hasil panen tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan mampu memberikan hasil yang produktif dan bermanfaat.
Kepala Lapas Kelas IIB Tanjungpandan, Royhan Al Faisal, menyampaikan bahwa kegiatan panen ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Tanjungpandan dalam mengoptimalkan pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui pemanfaatan Sarana Asimilasi dan Edukasi.
"Panen kangkung seberat 20 kilogram ini menjadi bukti bahwa warga binaan mampu menghasilkan produk yang bernilai melalui pembinaan yang berkesinambungan. Kami berharap keterampilan yang diperoleh selama menjalani masa pidana dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke masyarakat sehingga mampu hidup mandiri dan produktif," ujar Royhan Al Faisal.
Sementara itu, Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja, Pirmansyah, menjelaskan bahwa keberhasilan panen tersebut tidak terlepas dari proses pembinaan, pendampingan, dan perawatan tanaman yang dilakukan secara rutin oleh petugas bersama warga binaan.
"Kami terus memberikan pendampingan mulai dari proses pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan hingga panen. Selain menghasilkan produk pertanian, kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran yang menumbuhkan rasa tanggung jawab, kerja sama, dan keterampilan praktis bagi warga binaan," ungkap Pirmansyah.
Salah seorang warga binaan yang terlibat dalam kegiatan tersebut dengan inisial DD mengaku memperoleh banyak pengalaman dan pengetahuan selama mengikuti program pembinaan pertanian di SAE.
"Saya merasa senang dapat mengikuti kegiatan ini. Selain mengisi waktu dengan hal yang positif, saya juga belajar cara menanam dan merawat sayuran hingga panen. Ilmu ini sangat bermanfaat dan menjadi bekal bagi saya ketika kembali ke masyarakat nanti," ujar DD.
Melalui kegiatan panen kangkung ini, Lapas Kelas IIB Tanjungpandan terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program pembinaan yang produktif, edukatif, dan berkelanjutan. Optimalisasi Sarana Asimilasi dan Edukasi diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan sehingga mereka memiliki keterampilan, kepercayaan diri, dan kesiapan untuk kembali menjadi anggota masyarakat yang mandiri, produktif, serta bermanfaat.
Kontributor: Humas Lapas Tanjungpandan. BP.


📢 Bagikan Berita


⬅ Kembali